SosialLifestyle

Ramadan untuk Aceh: Harmoni dan Harapan dari Sumatera

Bencana banjir dan longsor yang menerjang 3 provinsi di Sumatera membawa duka sekaligus kepedulian yang mendalam. Dompet Dhuafa menjadi salah satu lembaga filantropi sosial yang concern pada penanganan sekaligus pemulihan masyarakat terdampak bencana Sumatera. Termasuk di bulan puasa1447 H ini, Dompet Dhuafa memiliki beberapa program Ramadan untuk Aceh.

Sejak hari pertama bencana hingga saat ini, Dompet Dhuafa terus berpartisipasi aktif dalam penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana Sumatera. Terkait dengan bencana Sumatera, pada tanggal 29 Januari 2026 menjelang Ramadan, Dompet Dhuafa menggelar acara dengan tajuk “Harmoni di Ramadan: Merajut Cerita dari Sumatera”. Acara ini dihadiri oleh Blogger, Influencer, dan pendukung kebaikan lainnya yang sama-sama peduli terhadap pemulihan penyintas bencana di Sumatera.

Ramadan untuk Aceh sebagai Fokus Pemulihan Penyintas

Pada acara tersebut, Direktur Resources Mobilization Dompet Dhuafa, Mbak Etika Setiawanti, menyampaikan bahwa Ramadan tahun ini mengusung fokus khusus melalui program Ramadan untuk Aceh. Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah pembangunan 1.000 unit Rumah Sementara (Rumtara) bagi penyintas bencana.

Mbak Etika menjelaskan bahwa sejak 31 Desember 2025 Dompet Dhuafa mulai membangun Rumtara. Targetnya, 120 unit pertama rampung pada Januari 2026 ini agar para penyintas tidak lagi tinggal di tenda saat Ramadan.

Mbak Etika juga menyebutkan target penghimpunan dana Ramadan sebesar Rp 156 miliar akan difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan pemulihan ekonomi masyarakat penyintas bencana Sumatera. Seperti sekolah darurat, penyediaan air bersih, sarana dasar lainnya termasuk membangun hunian sementara (rumtara).

Mbak Etika Setiawanti menjelaskan program Ramadan untuk Aceh Dompet Dhuafa bagi penyintas bencana
Mbak Etika Setiawanti, Direktur Resources Mobilization Dompet Dhuafa, menjelaskan program Ramadan untuk Aceh, salah satunya pembangunan Rumtara (dokumen pribadi)

Ramadan untuk Aceh dan Percepatan Pembangunan Rumtara

Dompet Dhuafa melakukan percepatan pembangunan Rumah Sementara (Rumtara) di Aceh untuk para penyintas bencana banjir dan longsor Sumatera. Terhitung sudah ada 180 pintu rumtara di Pidie Jaya dan Aceh Tamiang, selain itu juga sedang proses pengukuran lahan di Aceh Utara.

Percepatan ini diharapkan agar penyintas segera mendapatkan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak di bulan suci Ramadhan.

Mba Etika menegaskan bahwa Dompet Dhuafa berkomitmen untuk terus membantu masyarakat terdampak agar mereka bisa menyambut Ramadan yang akan datang dengan lebih baik di tempat tinggal yang layak, bersih dan nyaman.

Rumtara ini diharapkan dapat menjadi percontohan hunian yang layak, di mana satu hunian diperuntukan untuk satu Kepala Keluarga (KK) dan juga dilengkapi fasilitas MCK pribadi. Dengan demikian, kehidupan penyintas menjadi lebih nyaman termasuk dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

Pembangunan Rumtara salah satu program Ramadan untuk Aceh
Pembangunan rumah sementara Rumtara Dompet Dhuafa untuk penyintas banjir dan longsor Sumatera termasuk di Aceh (dokumen pribadi)

Harmoni di Ramadan dan Cerita Para Relawan

Harmoni di Ramadan: Merajut Cerita dari Sumatera juga menghadirkan talkshow menarik seputar cerita penanganan bencana Sumatera dan program Ramadan Dompet Dhuafa. Talkshow singkat tersebut menampilkan 3 narasumber yaitu Chiki Fawzi (Super Volunter Dompet Dhuafa), Mas Eka Suwandi dari DMC (Disaster Management Center) Dompet Dhuafa dan Mbak Sulis Tiqomah Ketua program Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa.

Chiki mengisahkan pengalaman penuh perjuangan dan kepedihan saat berbaur dengan para penyintas yang kehilangan keluarga, harta benda sekaligus harapan akan masa depan. Chiki berkesempatan hadir menjumpai penyintas di daerah Aceh Tamiyang. Menurutnya, kehadiran para relawan dan orang-orang yang peduli masyarakat terdampak sangat berarti untuk para penyintas. Chiki juga ikut merasakan bagaimana rasanya tinggal di pengungsian dengan berbagai keterbatasan. Sungguh pengalaman yang tidak mungkin terlupakan.

Sementara itu Mas Eka menekankan pentingnya hunian yang layak untuk para penyintas. Oleh karena itu Dompet Dhuafa terus mengejar target menyelesaikan Rumtara sebelum Ramadan tiba agar penyintas dapat beribadah dengan nyaman dan aman. Rumtara bukan hanya hunian yang layak tapi juga tentang harapan tentang merajut masa depan. Masyarakat yang terdampak bencana Sumatera memerlukan hunian yang nyaman untuk melanjutkan hidup mereka yang pastinya tidak mudah.

Narasumber talkshow Ramadan untuk Aceh
Talkshow Harmoni di Ramadan Dompet Dhuafa membahas pemulihan penyintas bencana Sumatera (dokumen pribadi)

Ramadan untuk Aceh melalui Program Unggulan Dompet Dhuafa

Untuk program Ramadan 1447 H, Dompet Dhuafa tahun ini bertajuk ” Berzakat itu Kalcer” dan memiliki beberapa program unggulan seperti BerOjol, mudik Kalcer dan Tebar Zakat Fitrah. BerOjol merupakan program untuk para ojek online. Mereka akan diberikan beberapa bantuan yang meringankan beban hidup para pelaku ojek online. Ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan oleh Dompet Dhuafa selama bulan Ramadan 1447 H yang ditujukan untuk para ojek online seperti pemberian paket sembako dan lainnya.

Untuk Mudik Kalcer ditargetkan dapat memberangkat 1447 para dhuafa ke kampung halamannya. Program mudik ini sebenarnya sudah dilakukan pada Ramadan tahun kemarin. Antusiasme peserta mudik yang cukup tinggi menjadi salah satu alasan untuk menyelenggarakan mudik untuk dhuafa di Ramadan tahun ini. Sementara itu untuk Tebar Zakat Fitrah, Dompet Dhuafa menargetkan dapat mendistribusikan beras untuk penyintas bencana Sumatera. Karena memang fokus utama program Ramadan kali ini adalah meringankan beban yang dirasakan oleh para penyintas bencana Sumatera.

Acara Harmoni di Ramadan: Merajut Cerita dari Sumatera ditutup oleh tausyiah dari Ustad Maulana. Ustad Maulana mengingatkan keutamaan berpuasa di bulan Ramadan dan ganjaran berlipat yang akan diterima jika melakukan kebaikan di bulan penuh rahmat. Tidak lupa juga, Ustad Maulana mengingatkan untuk mengucapkan niat berpuasa selama satu bulan penuh dan niat berpuasa setiap malam di bulan Ramadan.

Oh ya menjelang Ramadan dan selama bulan Ramadan ini, kita masih bisa berpartisipasi aktif untuk membantu penyintas bencana Sumatera dengan berdonasi melalui Dompet Dhuafa. Seperti yang disampaikan oleh Ustad Maulana bahwa bersedekah di bulan Ramadan akan memperoleh ganjaran berlipat-lipat dari Allah SWT. Karena itu mari kita berlomba-lomba berbuatan kebaikan terhadap sesama karena Allah SWT.

Ustad Maulana memberikan tausiyah di acara Ramadan untuk Aceh
Tausyiah penutup Harmoni di Ramadan Dompet Dhuafa tentang kepedulian untuk penyintas Sumatera (dokumen pribadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button