bisnisLifestyle

Tren Produk “Made for TikTok Shop” dari Yiwu Market yang Diborong Penjual Indonesia

Dua tahun terakhir, ekosistem belanja online mengalami perubahan besar sejak hadirnya TikTok Shop terutama TikTok Shop Indonesia. TikTok Shop Indonesia menghadirkan banyak pilihan produk, baik itu produk lokal maupun impor. Tidak bisa dipungkiri, produk impor yang paling banyak mondar mandir di TikTok Shop adalah produk dari Yiwu Market, China. Berkat hadirnya TikTok Shop sekarang gampang jika ingin membeli produk-produk dari Yiwu Market.

Jika dulu bisnis impor identik dengan modal besar dan masuk ke marketplace e-commerce tradisional, kini siapa pun bisa menjual produk hanya dengan live streaming dan konten pendek. Semua ini bisa diperoleh di TikTok Shop. Dalam fenomena ini, satu nama muncul sebagai pusat perhatian yaitu Yiwu Market, pusat grosir terbesar di dunia yang berada di China dan kini menjadi sumber banyak produk viral yang beredar di TikTok Shop Indonesia.

Menariknya, banyak produk yang diproduksi dari Yiwu sudah mengikuti karakter konten video pendek: estetik, praktis, lucu, dan memiliki efek visual memikat dalam hitungan detik. Itulah alasan istilah “Made for TikTok Shop” muncul, karena memang banyak produk dirancang khusus agar mudah dipromosikan lewat konten yang engaging.

Mengapa Yiwu Market Menjadi Sumber Produk Viral TikTok Shop?

Ada tiga alasan yang membuat Yiwu Market menjadi pusat sourcing bagi seller TikTok Shop Indonesia, sekaligus mengapa sistem pengiriman dari China ke Indonesia kini makin dicari untuk mempercepat rantai suplai:

1. Harga Kompetitif

Dengan ribuan pabrik dan distributor dalam satu zona perdagangan, Yiwu mampu menawarkan barang dengan harga sangat terjangkau, terutama untuk pembelian dalam jumlah besar. Ini menjadikan margin keuntungan seller jauh lebih fleksibel.

2. Produk Dirancang untuk Viral

Banyak produsen di Yiwu memproduksi barang bukan hanya berdasarkan fungsi, tapi berdasarkan potensi viral visual. Warna pastel, bentuk mini, gimmick lucu, atau fitur satisfying jadi standar utama.

3. MOQ Fleksibel untuk Pemula

Tidak sedikit supplier menawarkan Minimum Order Quantity (MOQ) yang rendah, sehingga cocok untuk testing produk sebelum scaling. Bahkan beberapa pedagang mengizinkan pembelian satuan untuk sampel.

Karena permintaan produk viral meningkat cepat, kecepatan logistik juga menjadi faktor penting. Itulah alasan banyak seller memilih layanan pengiriman dari China ke Indonesia yang menawarkan jalur cargo laut atau udara dengan perhitungan all-in cost, sehingga lebih mudah menghitung harga jual final.

Contoh Kategori Produk Viral dari Yiwu Market yang Laris di TikTok Shop

Hasil riset tren marketplace menunjukkan beberapa kategori utama yang paling sering viral dan mudah disesuaikan dengan format konten TikTok:

1. Stationery aesthetic Jepang-Korea look

Sticky notes transparan, binder mini, hingga highlighter warna pastel.

2. Smart mini gadget

Mini vacuum keyboard, cutter otomatis elektrik kecil, lampu selfie clip-on.

3. Kitchen tools compact

Chopper mini, cetakan es batu unik, silicone lid seal anti tumpah.

4. Fashion accessories dengan desain kekinian

Hair clip Korea style, gelang titanium anti karat, hingga totebag aesthetic.

5. Dekorasi rumah low-budget tapi aesthetic

Artificial plant premium, jam LED dekorasi kamar, hingga diffuser aroma compact.

Kategori tersebut punya pola sama: mudah dikemas dalam konten 15 detik dan terasa “impulsive-buying friendly”.

Produk-produk dari Yiwu Market yang ramai diminati pembeli di TikTok Shop Indonesia (dokumen pribadi)

Tantangan Seller Indonesia Saat Belanja dari Yiwu Market

Meskipun peluangnya besar, ada beberapa tantangan yang sering muncul saat penjual dari Indonesia belanja di Yiwu Market:

~ sulit menemukan supplier yang konsisten kualitasnya;

~ perubahan harga berdasarkan tren dan permintaan;

~ perhitungan biaya logistik, pajak, dan bea masuk;

~ stok yang cepat habis ketika viral.

Inilah mengapa seller pemula harus memahami proses pengiriman dan supply chain sebelum memulai pembelian dalam jumlah besar. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari kemungkinan buruk yang disebabkan karena kurangnya pemahaman terkait pengiriman dan supply chain.

Setelah produk tiba di Indonesia, seller harus memastikan branding dan konten pemasaran berjalan konsisten. Di tahap scale-up, banyak seller bekerja sama dengan digital marketing agency agar strategi konten, iklan, dan positioning brand-nya tidak hanya viral sesaat tetapi juga berkelanjutan. Ini penting untuk menjaga kestabilan penjualan dan tidak hanya “booming” sesaat saja.

Satu pertanyaan besar muncul, apakah tren ini dapat bertahan lama? Melihat pertumbuhan live commerce yang terus meningkat, serta kebiasaan konsumen yang semakin nyaman berbelanja lewat video pendek terutama pada saat live streaming, tren ini diperkirakan masih berlanjut setidaknya dalam 2–5 tahun ke depan.

Saat ini, konsumen senang belanja online di TikTok Shop terutama pada saat live shopping (live streaming) karena bisa bertanya langsung pada seller/penjual terkait produk yang ada di etalase penjual serta memperoleh harga yang lebih murah. Jadi wajar saja jika tren belanja melalui live streaming di TikTok Shop akan terus berlanjut hingga 2 sampai 5 tahun mendatang.

Dari viral menjadi repeat order—mampukah seller Indonesia memanfaatkannya? Pertanyaan lanjutan yang muncul berhubungan dengan maraknya produk-produk viral yang hadir di TikTok Shop termasuk produk impor yang berasal dari Yiwu Market. Harus diakui, fenomena TikTok Shop telah membuka peluang besar bagi penjual Indonesia untuk mendapatkan produk dengan margin tinggi dan siklus penjualan cepat. Namun, satu hal tidak boleh dilupakan: tren selalu berubah. Seller yang bertahan bukan hanya yang cepat impor produk dari Yiwu, tetapi yang mampu membangun brand, strategi distribusi, dan marketing berkelanjutan. Disinilah peran digital marketing diperlukan.

Jika dikombinasikan dengan riset tren, logistik yang fleksibel, dan strategi konten yang tepat, produk viral bisa berubah menjadi bisnis yang stabil, bukan sekadar hits musiman. Konsumen akan terus membeli produk yang pernah viral meski sudah lewat trennya karena kekuatan branding yang dimiliki produk tersebut.

Salah satu produk impor dari Yiwu Market yang hadir di TikTok Shop Indonesia (dokumen pribadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button