Lifestyle

6 Kesalahan Menggunakan Rice Cooker yang Bikin Boros Listrik

Kesalahan menggunakan rice cooker sehingga membuat pemakaian listrik menjadi boros, sering tidak disadari oleh ibu rumah tangga. Termasuk saya. Padahal hampir tiap hari, saya memasak nasi menggunakan rice cooker. Dan kalau ditanya alat dapur apa yang “setia dan akrab”, buat saya salah satunya adalah rice cooker. Mau hujan, panas, capek, atau lagi nggak mood masak, rice cooker tetap bekerja tanpa banyak drama. Tinggal cuci beras, tekan tombol, nasi matang.

Saking akrabnya dengan rice cooker, saya sampai tidak menyadari jika rice cooker yang setiap hari saya gunakan bisa menyebabkan tagihan listrik mengalami kenaikan. Saya nyaris tidak pernah kepikiran soal pemakaian listrik oleh rice cooker. Sampai suatu hari, saya buka tagihan PLN dan otomatis bertanya sendiri dalam hati, “Kok naik lagi, ya? Padahal nggak nambah alat apa-apa”.

Setelah ngobrol dengan sesama ibu-ibu dan baca beberapa artikel dari PLN dan Kementerian ESDM, baru terasa “ditampar pelan”. Saya tersadar jika selama ini, saya keliru dalam menggunakan rice cooker. Bukan rice cookernya yang bikin masalah, tapi cara saya menggunakannya yang tidak tepat.

Kesalahan Menggunakan Rice Cooker Itu Tampak Sepele, Padahal Ngefek

Sebagai ibu rumah tangga, kita sering fokus hanya ke hal besar, seperti penggunaan AC, kulkas, mesin cuci. Rice cooker? Seringnya dianggap hanya menyedot listrik yang tidak seberapa saja. Padahal menurut Kementerian ESDM, daya rice cooker bisa mencapai 300–500 watt saat memasak. Lumayan menguras listrik juga ternyata dan saya baru tahu fakta ini.

PLN juga sering mengingatkan, alat yang menyala lama meski kelihatannya ringan kalau dipakai setiap hari, efeknya bisa terasa di akhir bulan. Dan disinilah saya mulai mengoreksi kebiasaan sendiri, satu per satu. Saya pun menemukan kesalahan menggunakan rice cooker.

Setelah intropeksi ternyata ada 6 kesalahan menggunakan rice cooker dan ini belum banyak yang menyadarinya (foto Gemini AI)

6 Kesalahan Menggunakan Rice Cooker yang Membuat Tagihan Listrik Naik

Setelah saya cari tahu penyebab tagihan listrik mengalami kenaikan, saya mulai introspeksi pemakaian alat-alat listrik seperti AC, mesin cuci, kipas angin, mesin pompa air termasuk rice cooker. Awalnya saya berpikir masih wajar saja dalam penggunaan peralatan listrik di rumah. Ternyata saya keliru, setelah mendapat pencerahan dari seorang teman yang bekerja di perusahaan yang berhubungan dengan listrik dan sumber daya alam, saya baru sadar jika selama ini saya telah melakukan setidaknya 6 kesalahan menggunakan rice cooker yang membuat tagihan listrik lebih besar.

1. Kesalahan  Menggunakan Rice Cooker yang pertama : Nasi Dibiarkan di Mode Warm Seharian Penuh

Saya yakin ini bukan cuma saya saja. Masak nasi pagi, anak sarapan, suami berangkat kerja lalu rice cooker dibiarkan begitu saja di mode warm sampai malam. Alasannya sederhana:biar praktis. Tinggal ambil nasi kapan saja dan dalam keadaan panas. Namun menurut info dari laman resmi PLN, mode warm tetap menyedot listrik selama menyala. Memang nggak besar per jamnya, tapi kalau 12–24 jam? Ya tetap terasa dong ahhh. Sekarang saya belajar, kalau nasi sudah tidak dimakan lagi dalam beberapa jam, lebih baik dimatikan. Hangatkan ulang sebentar, lebih masuk akal

2. Kesalahan Menggunakan Rice Cooker yang kedua : Colokan Rice Cooker Nggak Pernah Dicabut

Sejujurnya saya baru tahu kalau tidak mencabut colokan rice cooker merupakan salah satu kesalahan menggunakan rice cooker. Hal ini merupakan kebiasaan lama saya yang sudah terbiasa dilakukan. Agak susah juga menghilangkan kebiasaan ini. Rasanya ribet kalau harus cabut-pasang colokan tiap hari. Padahal dari beberapa artikel yang saya baca di media nasional, alat listrik yang tetap tercolok bisa mengonsumsi daya siaga, walau nggak kelihatan menyala. Sejak itu, saya biasakan cabut colokan alat listrik sebelum tidur. Sekalian bikin hati lebih tenang.

3. Kesalahan Menggunakan Rice Cooker yang ketiga : Masak Nasi Sekaligus dalam Porsi Besar dengan Dalih “Biar Nggak Ribet”

Namanya ibu-ibu, pasti pernah mikir, “Masak banyak ajalah sekalian, biar besok nggak usah masak.” Ternyata ini pikiran yang tidak tepat dan termasuk dalam kesalahan menggunakan rice cooker yang sering dilakukan. Ternyata, memasak nasi terlalu banyak bikin rice cooker bekerja lebih lama dan lebih berat. Menurut edukasi hemat energi dari PLN, memasak sesuai kebutuhan itu jauh lebih efisien. Sekarang saya lebih realistis. Habis ya masak lagi. Nggak drama dan listrik lebih terkendali.

Kesalahan menggunakan rice cooker
Memasak nasi sesuai kebutuhan menghindari kesalahan menggunakan rice cooker (foto pribadi)

4. Kesalahan Menggunakan Rice Cooker: Dipakai Terus, Dibersihkan Nanti-Nanti

Ngaku saja, kadang kita hanya fokus pakai rice cooker saja tapi lupa membersihkan bagian dalam rice cooker. Palingan hanya membersihkan bagian luar rice cooker yang tampak mata saja. Padahal kerak air dan sisa nasi bisa menempel di bagian pemanas. Beberapa artikel rumah tangga menyebutkan, alat listrik yang kotor bisa kehilangan efisiensi panas. Artinya, nasi jadi lebih lama matang dan listrik lebih boros. Sejak paham akan hal ini, saya biasakan membersihkan bagian bawah panci (pot) dan dalam rice cooker. Nggak sampai semenit, tapi efeknya terasa.

5. Kesalahan Menggunakan Rice Cooker yang kelima:  Lama Mengganti Rice Cooker

Rice cooker saya dulu sudah lebih dari 8 tahun. Masih nyala, masih bisa masak. Tapi kok terasa makin lama matangnya? Makin banyak listrik yang terpakai. Saya pun mencari tahu kenapa bisa seperti itu. Beberapa ulasan di media gaya hidup dan teknologi, rice cooker model lama biasanya belum seefisien yang baru. Teknologi pemanasnya beda. Jadi lebih boros listrik. Ternyata lama menggunakan rice cooker selama bertahun-tahun merupakan salah satu kesalahan menggunakan rice cooker. Akhirnya saya putuskan untuk mengganti rice cooker. Memang harus keluar uang untuk membeli rice cooker yang baru, tapi tagihan listrik lebih terkendali.

6. Stop Kontak Dipakai Rame-Rame, Ini Juga Termasuk Kesalahan Menggunakan Rice Cooker

Kesalahan Menggunakan Rice Cooker yang belum banyak orang tahu adalah penggunaan stop kontak yang digunakan secara rame-rame. Rice cooker seringnya satu stop kontak dengan dispenser panas atau alat lain. Padahal menurut PLN, alat berdaya besar sebaiknya punya colokan sendiri supaya kerjanya stabil. Kalau listriknya nggak stabil, mesin bisa kerja lebih keras. Dan ujung-ujungnya, boros pemakaian listrik lagi.

Kesalahan Menggunakan Rice Cooker, Dampaknya Pelan Tapi Terasa

Kesalahan menggunakan rice cooker yang bikin ngeri itu, dampaknya nggak langsung terasa tapi pelan-pelan. Tagihan naik sedikit demi sedikit. Rice cooker mulai lambat. Kita sering menganggapnya wajar. Padahal lama-lama, biaya listrik dan biaya ganti alat bisa membebani pengeluaran rumah tangga. Sebagai ibu, hal-hal seperti ini penting banget diperhatikan.

Kesalahan menggunakan rice cooker yang bikin tagihan listrik naik (foto Gemini AI)

Tagihan listrik yang terus naik bisa berpengaruh pada pengeluaran keluarga. Seharusnya bisa menabung lebih banyak tapi karena kurang cerdas dan bijak dalam penggunaan peralatan dapur yang menggunakan listrik jadi boros deh. Sebagai ibu, sudah seharusnya lebih cermat lagi dalam menggunakan peralatan rumah tangga elektronik termasuk rice cooker.

Hemat Itu Bukan Pelit, Hindari Kesalahan Menggunakan Rice Cooker

Dari semua pengalaman ini, saya belajar satu hal: hemat listrik itu bukan soal pelit, tapi soal sadar. Sadar untuk cermat dalam menggunakan listrik, bukan semata supaya lebih hemat tapi lebih peduli pada sumber daya. Oleh karena itu sudah sebaiknya kita menghindari kesalahan menggunakan rice cooker.

Berikut kebiasaan kecil yang sekarang saya lakukan:

* Masak nasi secukupnya;

* Mode warm seperlunya;

* Colokan dicabut kalau tidak dipakai;

* Rice cooker rutin dibersihkan;

* Jangan ragu ganti rice cooker kalau sudah lama pemakaian atau jika terasa sudah berkurang kualitasnya;

* Jangan buka tutup rice cooker jika belum matang dan menggunakan stop kontak sendiri untuk rice cooker.

Kelihatannya remeh, tapi kalau dilakukan secara rutin dan kontinyu, bisa membuat hidup lebih nyaman, hemat dan aman.

Dari Kesalahan Menggunakan Rice Cooker, Saya Belajar Banyak Hal

Siapa sangka, dari kesalahan menggunakan rice cooker saya belajar banyak hal. Saya belajar tentang disiplin, kebiasaan, dan tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga. Kadang, urusan rumah bukan soal pintar atau tidak, tapi mau atau tidak mengevaluasi kebiasaan sendiri. Dan buat saya, kalau dari dapur saja kita bisa lebih bijak, mudah-mudahan urusan lain di rumah juga bisa ikut tertata. Pastinya, pengeluaran rumah tangga bisa lebih terkendali.

Kesalahan menggunakan rice cooker harus dihindari supaya tagihan listrik lebih terkendali (foto : Gemini AI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button